Masuk Kuliah, Mahasiswa Baru FIKS UNIPMA Diperkenalkan dengan Fasilitas dan Jalur Pendidikan Baru 

Universitas PGRI Madiun — Mahasiswa baru Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (FIKS) Universitas PGRI Madiun (Universitas PGRI Madiun) tak hanya dikenalkan pada kehidupan perkuliahan, tetapi juga berbagai fasilitas dan jalur pendidikan yang tengah dikembangkan fakultas. Gambaran tersebut diperkenalkan dalam Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) FIKS di Laboratorium Terpadu Lantai 4, Kamis (10/9), kemarin yang diikuti 40 mahasiswa dari Program Studi Ilmu Keolahragaan (IKOR) dan S1 Farmasi.

PKKMB menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk memahami pola belajar di perguruan tinggi yang berbeda dengan sekolah. Mereka dikenalkan dengan suasana akademik, proses pembelajaran, fasilitas, hingga lingkungan kampus yang akan menjadi bagian dari perjalanan pendidikan mereka.

Dekan FIKS Universitas PGRI Madiun apt. Weka Sidha Bhagawan, M.Farm., mengatakan pengenalan tersebut penting agar mahasiswa lebih siap beradaptasi sebelum memasuki proses perkuliahan. “Mahasiswa perlu memahami bagaimana proses perkuliahan akan berjalan, termasuk suasana akademik, keilmuan, dan fasilitas yang tersedia,” ujarnya.

Di tengah masuknya mahasiswa baru, FIKS menyiapkan sejumlah pengembangan pada program studi. “FIKS sudah melengkapi fasilitas laboratorium, di antaranya lab gym yang dapat digunakan mahasiswa untuk berpraktik dan menerapkan keilmuannya,” tambahnya.

Pengembangan juga dilakukan melalui perluasan kerja sama dengan institusi di bidang olahraga, termasuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Jejaring tersebut diharapkan dapat memperluas ruang belajar mahasiswa di luar lingkungan kampus.

Sementara itu, S1 Farmasi mendapat pembaruan instrumen dan peralatan laboratorium serta penguatan sumber daya manusia. FIKS juga memfasilitasi Program Profesi Apoteker selama satu tahun sebagai jenjang lanjutan bagi lulusan S1 Farmasi untuk menjadi apoteker.

Langkah tersebut menjadi bagian dari target FIKS menuju 2033 sebagai fakultas yang unggul di tingkat nasional dalam bidang ilmu kesehatan dan sains. Fakultas juga menargetkan lulusan yang berdaya saing dan memiliki kemampuan berwirausaha.

apt. Weka Sidha Bhagawan, M.Farm., menekankan, berbagai fasilitas dan program yang disiapkan akan lebih berarti jika dimanfaatkan mahasiswa secara aktif.

“Mahasiswa tidak hanya perlu beradaptasi dengan lingkungan kampus, tetapi juga memanfaatkan dukungan yang sudah disediakan,” pungkasnya.

Dalam PKKMB, mahasiswa baru turut dikenalkan dengan organisasi kemahasiswaan, seperti Himpunan Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (HMFIKS), Pharmacy Student Organization (Phardention), dan Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan (HMPS IKOR).

Bagi mahasiswa baru, pengenalan tersebut menjadi gambaran awal bahwa kehidupan di FIKS tidak berhenti pada kegiatan di ruang kuliah. Ada fasilitas praktik, jejaring, organisasi, dan jalur pendidikan lanjutan yang dapat mereka manfaatkan selama membangun kompetensi di bidang kesehatan dan sains.